Nathaniel Climbs

Nevada Tingkatkan Tekanan Hukum Terhadap Kalshi Bersama California

Nevada Tingkatkan Tekanan Hukum Terhadap Kalshi Bersama California

Kedua negara bagian di pantai barat, yaitu Nevada dan California, kini memperketat tindakan hukum terhadap platform perdagangan Kalshi. Kalshi mengalami peningkatan tekanan hukum, dengan perkembangan baru dari negara bagian yang memiliki pengaruh signifikan ini. Pada akhir pekan lalu, Dewan Kontrol Permainan Nevada mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan permohonan ke Pengadilan Distrik Yudisial Pertama untuk menghukum Kalshi atas ketidakpatuhan mereka terhadap perintah pengadilan. Permohonan ini diajukan karena Kalshi gagal membatasi pengguna di Nevada dari memperdagangkan kontrak pada bidang olahraga, hiburan, dan pemilu melalui platform mereka.

Pengadilan di Nevada awalnya mengeluarkan perintah pada 3 April, dan diperbarui pada 18 Mei untuk memblokir aktivitas Kalshi di AS. Meski demikian, Kalshi belum mematuhi perintah baru ini, sebagaimana diungkapkan dalam tuduhan oleh dewan tersebut. Nevada meminta denda sebesar "setidaknya $120.000 per hari" terhadap ketidakpatuhan Kalshi, sesuai dokumen pengadilan.

Reaksi Awal dari Kalshi

Kalshi menanggapi perintah tersebut dengan cara memblokir pengguna berdasarkan alamat IP di Nevada. Namun, langkah ini dianggap belum memadai dibandingkan dengan penerapan geofencing yang lebih komprehensif. Geofencing adalah teknik yang umum dalam industri perjudian AS, tetapi Kalshi, sebagai pasar prediksi, enggan untuk mengimplementasikannya karena alasan biaya dan ketentuan regulasi federal yang memerlukan akses terbuka untuk pengguna di seluruh negeri. Sesuai dokumen pengadilan, Kalshi menggunakan "solusi mandiri" dengan mengandalkan alamat IP, yang menghabiskan biaya $190.000. Disebutkan pula bahwa reliabilitas alamat IP untuk menentukan lokasi pengguna seringkali dipertanyakan.

Langkah Hukum oleh California

Kantor Jaksa Agung California, dipimpin oleh Rob Bonta, mengumumkan partisipasinya bersama 37 jaksa agung lainnya dalam mengajukan dokumen amicus brief terhadap Kalshi dalam kasus di Ohio. Perkara ini ditangani oleh Pengadilan Banding Amerika Serikat untuk Sirkuit Keenam. Kantor Jaksa Agung menegaskan bahwa dokumen amicus Ohio ini adalah kemitraan ketujuh dalam aksi multinasional melawan pasar prediksi seperti Kalshi. Dua minggu lalu, California turut serta dalam pengajuan serupa terkait gugatan Kalshi melawan Tennessee, dan kasus tersebut dikonsolidasikan dengan Ohio di Sirkuit Keenam.

Pernyataan publik pekan lalu membuat pengajuan ini pertama kali diumumkan secara terbuka, yang menandakan intensifikasi tindakan hukum. "Langkah ini mencerminkan komitmen bipartisan kami untuk menjaga otoritas regulasi negara bagian terhadap operasi permainan ilegal yang tidak diatur," ujar Bonta dalam pernyataannya. "Pasar prediksi tidak boleh menyalahgunakan celah hukum federal untuk menghindari peraturan konsumen negara bagian, undang-undang game olahraga, dan perjudian. Bergabung dengan Ohio dan negara bagian mitra menegaskan bahwa undang-undang federal terkait komoditas tidak boleh digunakan untuk menghindari hukum negara bagian, memicu kecanduan perjudian, dan mengurangi pendapatan negara."

Kasus Suku dan Kepentingan Pribadi

Sampai saat ini, California belum terlibat secara langsung dalam litigasi dengan pasar prediksi. Namun, tiga suku permainan di negara bagian—Blue Lake Rancheria, Chicken Ranch Rancheria, dan Picayune Rancheria—telah menggugat Kalshi tahun lalu dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Regulasi Permainan India. Meskipun pada awalnya permintaan mereka ditolak, saat ini kasus tersebut sedang dalam banding di Pengadilan Banding Sirkuit Kesembilan.

Di luar kepentingan negara bagian, tokoh kunci di Nevada dan California memiliki kepentingan pribadi yang cukup besar. Di Nevada, kasus ini dipimpin oleh Jaksa Agung Aaron Ford, yang sedang berkampanye untuk posisi gubernur. Setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Demokrat baru-baru ini, Ford akan bersaing dengan petahana Republik Joe Lombardo pada pemilihan umum November mendatang. Ford berupaya menjadi gubernur kulit hitam pertama Nevada, dan berusaha memanfaatkan dukungan paruh waktu untuk Demokrat di tengah menurunnya persetujuan untuk Republik akibat ketidakstabilan ekonomi dan biaya tinggi terkait isu internasional.

Di sisi lain, Bonta juga dalam pencalonan ulang tahun ini dan telah meningkatkan keterlibatannya dalam isu permainan. Perubahan regulasi besar yang diterapkan pada ruang kartu negara bagian, penghapusan mesin taruhan dari Santa Anita, serta pandangan bahwa olahraga fantasi harian ilegal di California merupakan bagian dari upayanya. Semua langkah ini tampaknya sejalan dengan suku permainan yang memiliki pengaruh dan dana besar di negara bagian.

Dalam sebuah unggahan di X, perwakilan Kalshi menyatakan bahwa perusahaan telah memenuhi perintah pengadilan di Nevada. "Jika NGCB benar-benar khawatir tentang kekurangan teknologi dalam sistem kami, mereka seharusnya memberikan informasi untuk perbaikan, namun itu belum terjadi," tulis Jacki McGavick, juru bicara Kalshi, di akun X-nya.